jump to navigation

Akar Masalah & Berbagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Pasien-Dokter/RS Januari 16, 2013

Posted by teknosehat in HUKUM KESEHATAN, Pelayanan Kesehatan, Pidana & Malpraktik Medik, Rekam Medik, Rumah Sakit, Tenaga Kesehatan.
Tags: , , ,
add a comment

Akar Masalah & Berbagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Pasien-Dokter/RS
Billy N. <billy@hukum-kesehatan.web.id>

Beberapa hari terakhir ini masyarakat dikejutkan dengan kasus-kasus dugaan ‘malapraktik’ di Jakarta, Medan, & Kupang. Berbagai kasus ini merupakan puncak ‘fenomena gunung es’, membuat masyarakat bertanya-tanya ada masalah apa dengan hubungan pasien & sarana pelayanan kesehatan (SPK) seperti RS, klinik, & dokter yang bekerja di dalamnya?
Hubungan pasien & SPK adalah suatu hubungan sederajat berupa perikatan ikhtiar dengan masing-masing pihak memiliki hak & kewajibannya. Karena pengobatan merupakan suatu ikhtiar, sehingga SPK tidak bisa menjanjikan kesembuhan melainkan memberikan usaha maksimal sesuai standar pelayanan untuk kesembuhan pasien. Hal ini sering kurang dipahami oleh masyarakat sehingga ketika terjadi kejadian yang tidak diharapkan (KTD), pasien tidak sembuh, atau pelayanannya dianggap kurang memuaskan, muncul tuduhan dokter melakukan malapraktik atau RS dianggap menipu. (lebih…)

Iklan

Tuntutan Malpraktik Medik Maret 15, 2008

Posted by teknosehat in HUKUM KESEHATAN, Pidana & Malpraktik Medik, Tenaga Kesehatan.
add a comment

Gugatan/Tuntutan Malpraktik Medik
Dr. Wila Ch. Supriadi, S.H.
Guru Besar Hukum Kesehatan Unika Parahyangan Bandung

Dokter adalah salah satu unsur dari tenaga kesehatan & orang sakit yang meminta bantuan dokter untuk membantu mengobati penyakit yang dideritanya adalah pasien. Hubungan antara tenaga kesehatan (TK) dengan pasien adalah hubungan antar manusia yang selalu diliputi oleh sifat-sifat kemanusiaaan yang tidak pernah sempurna. Mengharapkan kesempurnaan dalam membina hubungan antar manusia adalah suatu yang mustahil, namun memperkecil ketidaksempurnaan untuk mendekati sempurna adalah kewajiban dari para pihak.
Terdapat bermacam-macam bentuk hubungan antara TK & pasien, antara lain hubungan medik, hubungan hukum. TK & pasien dalam hubungan medik kedudukannya tidak seimbang, lain dengan hubungan hukum, diasumsikan kedudukan keduanya sederajat.
TK dengan kepandaian & keterampilan yang didapat di lembaga pendidikan formal adalah seorang pakar di bidangnya (profesional), akan berupaya semaksimal mungkin (ikhtiar) membantu pasien untuk mengobati sakit yang diderita, karena pasien adalah orang awam dalam bidang pengobatan penyakit.
Selain itu antara TK & pasien terdapat pola hubungan yang paternalistik, yakni TK akan berupaya semaksimal mungkin sebagai bapak yang baik, untuk kesembuhan pasien & pasien akan berbuat sebagai anak yang baik, mematuhi nasihat dari TK. (lebih…)